PMKQ


RPS Pendekatan Modern Kajian al-Qur'an (PMKQ) 2018

BAHAN KAJIAN
1. Pengenalan Mata Kuliah dan Kontrak Belajar;
2. Sejarah Kajian al-Qur’an;
3. Sejarah Perkembangan Metodologi Penafsiran al-Qur’an;
4. Fazlur Rahman dan Metodologi Penafsiran al-Qur’an ;
5. Toshihiko Izutsu dan Metodologi Penafsiran al-Qur’an;
6. Nasr Abu Zayd dan Metodologi Penafsiran al-Qur’an;
7. Muhammad Syahrur dan Metodologi Penafsiran al-Qur’an.
8. Abdullah Saeed dan Metodologi Penafsiran al-Qur’an;
9. Asma Barlas dan Metodologi penafsiran al-Qur’an
10. Amina Wadud dan Metodologi penafsiran al-Qur’an;
11. Kritik atas teori-teori interpretasi dalam pendekatan modern kajian al-Qur’an;
12. Penerapan pendekatan modern kajian al-Qur’an;
13. Wrap up class: review dan tanya jawab materi kuliah secara umum.

STRATEGI

Pembelajaran dilakukan dengan strategi student active learning di mana mahasiswa menjadi subyek utama dan mitra strategis dosen dalam kegiatan perkuliahan. Tugas dan fungsi dosen senantiasa memfasilitasi mahasiswa dengan bahan bacaan yang relevan, dan juga mendorong mereka untuk aktif mencari dan menemukan secara mandiri berbagai bahan bacaan lain yang harus dikuasai melalui pembacaan literartur, artikel, jurnal, serta pengamatan terhadap realitas sosial. Adapun metode perkuliahan yang dapat digunakan antara lain:

1.         Ceramah

2.         Diskusi dan Debat

3.         Penugasan Individual dan Kelompok.

 

Untuk memenuhi kondisi tersebut, ada 2 kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam perkuliahan:

1.    Presentasi (penyajian) materi oleh dosen. Dosen mempresentasikan materi di setiap kali pertemuan. Materi yang dipresentasikan adalah kontrak kuliah, garis besar keseluruhan konsep/materi yang akan dipelajari dalam satu semester. Pembagian tugas secara kelompok juga diinformasikan dan disepakati pada pertemuan ke-1. Selain itu juga dilakukan diskusi kelas yang materinya disiapkan oleh mahasiswa berdasarkan pada rancangan materi perkuliahan. Pada setiap diskusi kelas dosen juga mempunyai kewajiban untuk menyajikan paparan sebagai klarifikasi atas materi  yang dibahas dalam diskusi kelas.

2.    Diskusi kelas. Setiap kelompok mendapat kesempatan untuk presentasi paper kelompok dalam diskusi kelas. Pada setiap akhir diskusi kelas, dosen memberikan presentasi untuk mengklarifikasi materi yang dibahas dalam diskusi.

 F.       TAGIHAN

 Ada 2 tugas (sebagai tagihan) yang harus dikerjakan dan diserahkan oleh mahasiswa, selama mengikuti perkuliahan, yaitu:

  1. Membuat bahan presentasi kelompok. Setiap kelompok ditugaskan untuk membuat uraian dalam bentuk powerpoin untuk presentasi tentang topik tertentu. Topik diambil dari daftar substansi kajian yang telah ditetapkan. Penyajian ini dilakukan dalam diskusi kelas. Petunjuk penulisan bahan presentasi kelompok lebih detail sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah.
  2. Membuat makalah penerapan metode dan pendekatan modern dalam kajian al-Qur’an. Setiap mahasiswa ditugaskan untuk mengimplementasikan teori interpretasi/teori tanda dalam kajian al-Qur’an dan tafsir, sebagai tugas akhir perkuliahan. Tugas dan pedoman studi kasus disosialisasikan di awal perkuliahan.

 G.     PENILAIAN

Aspek-aspek yang akan dinilai untuk menentukan nilai akhir dalam perkuliahan adalah:

1.       Tugas Membuat Bahan Presentasi  kelompok     10%

2.       Keaktifan Perkuliahan di Kelas dan Absensi         10%

3.       Ujian Tengah Semester                                            30%

4.       Ujian Akhir Semester                                                50%

5.       Kehadiran:

Mahasiswa hanya di perkenankan absen/tidak mengikuti perkuliahan tanpa alasan yang dapat di teriman sebanyak 3X pertemuan. Mahasiswa yang absen lebih dari 3X pertemuan diberi nilai minimal /Nilai E.

H.     TATA TERTIB PERKULIAHAN

1.         Mahasiswa hadir dalam perkuliahan tatap muka minimal 80% dari jumlah pertemuan ideal yaitu 16 kali pertemuan. Setiap mahasiswa harus aktif dan partisipatif dalam perkuliahan melalui penyampaian gagasan dan aktivitas konstruktif lainnya;

2.         Mahasiswa diwajibkan menggunakan pakaian, bersepatu dan memakai alas kaki yang wajar dan sopan untuk mengikuti perkuliahan;

3.         Mahasiswa di perbolehkan meninggalkan ruang kuliah apabila :

a.       Dosen tidak hadir sampai 15 Menit perkuliahan tanpa informasi. dan

b.      Dosen tidak hadir sampai 45 menit perkuliahan apabila ada pemberitahuan/ informasi

4.         Mahasiswa dianggap tidak hadir setelah 15 menit perkuliahan di mulai karena tidak datang. Mahasiswa yang datang lebih dari 15 menit setelah jam perkuliahan di mulai dianggap sebagai mahasiswa yang tidak mengikuti perkuliahan. Namun demikian mahasiswa tersebut  tetap dapat/diperkenankan untuk mengikuti perkuliahan;

5.         Selama perkuliahan berlangsung, HP dalam posisi off atau silent dan dilarang menggunakannya;

6.         Mahasiswa meminta izin jika ingin berbicara, bertanya, menjawab, meninggalkan kelas atau keperluan lain.

7.         Dosen dan mahasiswa saling menghargai dan tidak membuat kegaduhan/gangguan/kerusakan dalam kelas.

8.         Tidak boleh ada plagiat dan bentuk-bentuk pelanggaran norma akademik lainnya.

9.         Mahasiswa mematuhi seluruh kode etik mahasiswa UIN Jakarta sebagaimana ditetapkan oleh Rektor

 I.        REFERENSI                   

                       Abdul Mustaqim. 2012. Epistemologi Tafsir Kontemporer. Yogyakarta: LkiS

Abu Zayd, Nasr Hamid. 2004. Rethinking the Qur’an: Towards a Humanistic Hermenutics. Utrecht: Humanistic University Press.

-------, 2002. Hakadza Takalama Ibn Arabi. Kairo: al-Hay’ah al-Misriyyah al-‘Amah li al-kitab.

-------, 2000. The Qur’an: God and Man in Communication. Leiden: Universiteit Leiden.

-------. 1993. Mafhûm al-Nass. Kairo: Al-Hayât al-Misriyyah li Ammat al-Kitâb.

Amal, Taufik Adnan. 1990. Islam dan Tantangan Modernitas Studi atas Pemikiran Hukum Fazlur Rahman. Bandung: MIzan.

------- dan Syamsu Rizal Panggabean, 1990. Tafsir Kontekstual al-Qur’an, Sebuah Kerangka Konseptual.Bandung: MIzan.

Arkoun, M. 1997.  Berbagai Pembacaan al-Qur’an  (terj. Machasin). Jakarta: INIS.

-------. 1996. Rethinking Islam (terj. Yudian W. Asmin dan Lathiful Khuluq). Yogyakarta: LPMI & Pustaka Pelajar.

Baljon, J.M.S. 1968. Modern Muslim Koran Interpretation (1880-1960). Leiden: Brill.

-------, 1991. Tafsir Qur’an Muslim Modern (Terj. A. Niamullah Muiz). Jakarta: Pustaka Firdaus.

Dzahabî, M.H. 1960.  Al-Tafsir wa al-Mufassirun, Kairo: Mustafâ al-Bâb al-Halabî, 2 vols.

Fahruddin, Faiz. 2005. Hemenutika al-Qur’an: Tema-tema Kontroversial. Yogyakarta: eLSAQ Press

Goldziher, I. 1975. Madzâhib al-Tafsîr al-Islâmî. Kairo: Maktabah al-Khanji, 1975.

Ibn Warraq. 1998. The Origins of the Koran: Classic Essays on Islam’s Holy Book. NewYork: Promotheus Books

Ichwan, Moch Nur. 2003. Meretas Kesarjanaan Kritis al-Qur’an: Teori hermenutika Nasr Abu Zaid. Jakarta: Teraju

Izutsu, T. 1995. Etika Beragama dalam Qur’an. Jakarta: Pustaka Firdaus

-------. 2003. Relasi Tuhan dan Manusia: Pendekatan Semantik terhadap al-Qur’an. Yogyakarta: PT Tiara wacana.

Jansen, J.J.G. 1974. The Interpretation of Koran in Modern Egypt. Leiden: Brill.

Kusmana. 2004. Hermeneutika al-Qur’an: Sebuah Pendekatan Praktis Aplikasi.Hermeneutika Modern dalam Penafsiran al-Qur’an. Jakarta: UIN Jakarta Press

Latief, Hilman. 2003. Nasr Hamid Abu Zaid: Kritik Teks Keagamaan. Yogyakarta: eLSAQ Press

Rahman, F. 1983. Tema Pokok al-Qur’an (terj. Anas Mahyudin). Bandung: Penerbit Pustaka.

Rippin, Andrew (ed). 1988. Approaches to the History of the Interpretation of the Qur’an. Oxford: Clarendon Press.

Saeed, Abdullah. 2005. Approaches to the Qur’an in Contemporary Indonesia. London: Oxford University Press.

-------. 2006. Interpreting the Qur’an towards a contemporary approach. London: Routledge.

Shahrur, M. 2004. Prinsip dan Dasar hermenutika al-Qur’an Kontemporer. Yogyakarta: eLSAQ.

-------. 2004 Prinsip dan Dasar Hermeneutika Hukum Islam Kontemporer (Terj. Sahiron Syamsuddin dan Burhanuddin Dzikri). Yogyakarta: Elsaq press.

-------. 2004. Metodologi Fiqh Islam Kontemporer. Yogyakarta: eLSAQ.

-------. 2015. Epistemologi Qurani Tafsir kontemporer ayat-ayat al-Quran berbasis Materialisme-Dialektika-Historis (terj.M. Firdaus). Bandung: Marja.

Syamsuddin, Sahiron dkk. 2003.Hermeneutika al-Qur’an Mazhab Yogya. Yogyakarta: Futuh Frintika.

Wadud-Muhsin, Amina. 1994. Wanita di dalam al-Qur’an (terj. Yaziar Radianti). Bandung: Pustaka.

Watt,W. Montgomery.Bell’s Introduction to the Qur’an. Edinburg: Edinburg Univ. Press, 1970.



* Terima kasih untuk Bapak Kusmana Ph.D. yang sudah membuat RPS panduan MPKQ untuk prodi IAT FU-UIN Jakarta. RPS ini dibuat dengan modifikasi di sana-sini.

Sub-halaman (1): Jadwal KULIAH PMKQ 2018
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.04
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.04
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.04
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.05
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.07
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.07
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.09
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.10
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.11
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.13
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.15
Ċ
Moh. Anwar Syarifuddin,
6 Agt 2018 21.01
Comments